Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

sebuah puisi "Menanti dalam Penantian"

Menanti dalam Penantian  Karya: Akar Senja di sore hari, begitu indah untuk dipandangi Entah sudah berapa lama aku menikmatinya sendiri Tak ada teman, tak ada kawan, hanya seorang diri Seperti inilah hidupku ini Kini baru ku sadari, Bahwa aku berada dalam suatu penantian Penantian yang penuh dengan ketidakpastian Aku hanya bisa menaruh harapan Kepada-Nya Sang Pencipta Kehidupan Bermunajat dalam setiap doa Agar aku bisa dipertemukan dengan dia Dia yang telah Dia ciptakan, Dia yang akan menuntun hidupku menuju ke surgaNya Mengintropeksi diri, hanya itu yang bisa aku lakukan saat ini Untuk dia yang saat ini ku nanti, Mari kita terus memperbaiki diri Kelak akan datang akhir dari penantian ini.

sekedar bercerita

aku bukanlah teman yang baik, tapi aku akan terus berusaha menjadi teman yang baik, aku seringkali merasa berbeda di saat ikut berkumpul dengan orang lain, mungkin karena tindakan ku yang ‘sedikit’ berbeda dengan orang lain. kadang aku berfikir apakah pilihanku ini salah selama ini? terlihat sekali jika ada suatu obrolan yang renyah diperbincangkan oleh mereka namut sungguh alot bagiku. terasa menjadi orang bodoh saat itu. tapi bukan ini alasan aku merasa salah. ya mungkin memang orang lain punya pemikiran tersendiri dan aku pun punya pemikiran atau ideologi yang aku pegang saat ini. tak mungkin aku mati-matian berusaha untuk mereka agar bisa memiliki persamaan pemikiran denganku. ini sungguh sulit nya luar biasa. aku harus terus belajar untuk menerima perbedaan pendapat karena itu suatu bentuk pendewasaan. oh ya, aku pernah bilang pada temanku ketika melihat tingkat bawah yang penampilan membuat kami intropeksi. “kok aku kaya yang masih anak kecil ya?” “sama aku...

Bukan Sebuah Puisi (2)

Aku hanya seorang yang lemah Namun seolah terlihat kuat Aku hanya seorang yang mudah menyerah Namun seolah terlihat semangat Aku bukan pribadi yang diidami Hanya ingin menjadi diri sendiri Aku hanya seorang manusia Yang hanya bisa berusaha Terdapat suatu ungkapan “ Be Yourself ” But now, i’m not my self Sulit untuk menceritakan Karena tak ingin merepotkan Seolah-olah mampu melakukan Padahal penuh dengan kelemahan Entah manusia macam apa aku ini? Sering bilang ke orang “jadilah diri sendiri” Tapi pribadi tak memiliki konsistensi Tak ada sinkronisasi atas apa yang terucap dengan realisasi Akan menjadi seperti apa aku nanti? Jika aku selalu seperti ini. Berdiam merenungi diri Tanpa ada tindakan yang pasti. 02 April 2018 Ttd Akar

Keindahan Ciptaan-Nya

Gambar
Minggu, 01 April 2018. Agenda hari itu, aku mengikuti suatu acara (tak bisa disebutkan) yang dilaksanakan di Situ Gede, Tasikmalaya. Pernah kah kalian mengunjungi tempat wisata yang satu ini? Situ Gede merupakan salah satu tempat wisata di Kota Tasikmalaya, tepatnya di Kelurahan Linggajaya dan Mangkubumi , Kecamatan Mangkubumi. Ditengah-tengah situ terdapat makam seorang tokoh agama islam dari Tasikmalaya, yang bernama Eyang Prabudilaya. Kalian bisa menikmati keindahan lingkungan sekitar situ dengan naik perahu, atau jalan atau jogging mengelilingi situ. Tak perlu khawatir, banyak pula tempat-tempat makan yang bisa kalian jumpai dan bisa kalian gunakan untuk bersantai atau beristirahat. Kali ini keadaan situ sudah dipenuhi air kembali, setelah mengalami kekeringan saat kemarau beberapa tahun lalu (kalau tidak salah 2014). Sedikit bercerita, dulu awal sekali ke Situ Gede karena kegiatan kampus yaitu PBN (Pendidikan Bela Negara) yang wajib diikuti oleh mahasiswa Universitas Siliw...