Kerja : Uang atau Mengabdi ?

Kali ini aku berbicara mengenai istilah kerja. Kalo kata KBBI, kerja berati melakukan sesuatu. Diartikan juga sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah. Tidak salah jika banyak orang yang bekerja hanya memiliki pemikiran money oriented. Aku disini sebagai mahasiswa belum mengerti betul seperti apa yang sebenarnya problematika kerja itu. Saat ini aku masih dikuasai oleh pemikiran idealis. Yang dimana bahwa kerja itu adalah salah satu upaya untuk mengabdi, bukan hanya mencari uang. Itu hanya bonus. Entah aku akan tetap idealis seperti itu atau tidak di suatu hari nanti.
Maka dari itu, maaf saja jika perkataanku terlalu idealis hha...
Setelah kuliah selesai tentu ada pemikiran akan kerja di mana nanti ? pemikiran yang akan menghantui para mahasiswa tingkat akhir, yang mulai berpikir bahwa harus ada feed back selesai kuliah ini. Ibarat kata, membalas jasa orang tua. Setidaknya memberi sedikit nafkah atas kerja keringat sendiri. Sebenarnya tidak perlu menunggu lulus kuliah untuk kerja atau mencari uang. Asal bisa memanage waktu dengan baik. Agar keduanya seimbang.
Pertama membahas kuliah sambil cari uang atau usaha. Banyak temanku yang melakukan hal ini. Tidak mudah bagi mereka. Disisi waktu harus memikirkan beban kuliah. Dilain lagi harus mengeluarkan tenaga untuk usaha. Kunci disini adalah komitmen dan manajemen waktu. Disaat temen-temen memutuskan hal ini. Jangan sampai ada kalimat mengeluh yang terlontarkan. Karena itu adalah pilihanmu. Itulah konsekuensinya.
Kedua, kerja setelah kuliah tuntas. Apakah akan bekerja sesuai dengan basic ilmu yang selama ini dipelajari. Atau mengerjakan apa saja asal itu nyaman, enjoy dan menghasilkan nafkah. Kembali pada pilihan masing-masing orang.
Menurutku, sebagai yang idealis. Sebaiknya sesuai dengan ilmu yang pernah diperolehnya. Sungguh sayang jika ilmu itu tidak digunakan. Apa gunanya kuliah itu jika ilmu yang didapat tidak diaplikasikan? Namun, rejeki setiap manusia sudah di proporsikan masing-masing atas kehendak-Nya. Kita hanya harus berusaha semampu kita.
Jika memang yang ada itu diluar ilmu yang kita dapatkan di perkuliahan. Itulah rejeki kita. Mungkin akan ada saat ilmu kita bisa digunakan. Semua yang terjadi tidak ada yang sia-sia.
Mendengar cerita seorang dosen. Aku bisa mengambil hikmah dari cerita beliau. Bahwa kerja itu harus ikhlas. Jangan hanya meihat uangnya saja. Tapi manfaat dan dampak positif dari apa yang dikerjakan. Aku mengartikan hal ini dengan sebutan mengabdi. Disaat istilah ini yang tertanam dalam benak kita. insyaAllah kita akan melakukan yang terbaik dalam kerja. Agar dapat memberikan manfaat dan dampak positif. Masalah uang itu adalah bonus yang diberikan oleh pimpinan.
Tapi, tak bisa dihindari kita memang butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Tenang, ada Allah. Allah sudah mengatur rejeki kita.
Apakah aku akan tetap idealis dengan pemikiran ini ?
Entah, aku pun tidak punya jawaban yang pasti.
Jalani saja saat ini. Lakukan saja yang terbaik. Dengan kerja keras dan ikhlas.

Komentar