Hanya bercerita
Ada hal yang membuat saya menulis tentang teman atau sahabat. Hal ini mungkin hanya prasangka buruk saya saja. Belum tentu orang berkata yang sama dengan saya. Jika diantara pembaca memiliki masukan atau kritikan atas pemikiran dan perbuatan saya, silahkan komentar di kolom di bawah 😊.
Hal yang melatar belakanginya adalah perasaan saya yang seringkali disakiti, entah ini memang benar atau hanya sekedar pemikiran buruk yang mencoba mengendalikan saya. Saya seringkali sakit hati, karena mengganggap seseorang adalah sahabat dan saya selalu terbuka dengan dia. Tapi, tidak sebaliknya. Kadang bahkan seringkali ada kabar tentang seseorang itu yang tidak saya ketahui dari pembicaraan dirinya sendiri secara langsung. Melainkan saya dapat dari orang lain. Bukan selalu ingin tahu informasi dan harus laporan setiap saat, tapi mohonlah kasih penjelasan terhadap saya yang selama ini mengganggap diri anda adalah sahabat saya. Saya bukanlah satpam yang harus mendapatkan laporan 1x 24 jam. Saya hanya butuh komunikasi, hanya itu. Saya hanya ingin ada kepercayaan juga dari orang lain, dan pengakuan bahwa saya adalah sahabatnya, temannya. Hanya itu.
Dengan penilaian sperti itu selama ini, saya hanya memberi title seseorang hanya dengan istilah teman. Entah itu yang baru kenal, atau sudah kenal lama,
Tak ingin ada pembedaan untuk keduanya... karena menurutku itu sama saja,
Lebih indah banyak menjalin silaturahim dengan banyak orang kan?
Entah kalimat itu hanya penutup atas kesedihan saya atau seperti apa saya pun tidak tahu.
Saya hanya ingin membuang rasa negatif itu, dan memperbanyak berfikir positif.
Kadang pun saya ada rasa iri, kepada mereka yang memiliki sahabat dekat dan sangat dekat. Saya merasa tidak bisa seperti itu, entah siapa diantara teman atau kawan yang selama ini ada disekitar saya yang mengganggap diri saya adalah teman atau bahkan sahabat mereka....
Hal yang melatar belakanginya adalah perasaan saya yang seringkali disakiti, entah ini memang benar atau hanya sekedar pemikiran buruk yang mencoba mengendalikan saya. Saya seringkali sakit hati, karena mengganggap seseorang adalah sahabat dan saya selalu terbuka dengan dia. Tapi, tidak sebaliknya. Kadang bahkan seringkali ada kabar tentang seseorang itu yang tidak saya ketahui dari pembicaraan dirinya sendiri secara langsung. Melainkan saya dapat dari orang lain. Bukan selalu ingin tahu informasi dan harus laporan setiap saat, tapi mohonlah kasih penjelasan terhadap saya yang selama ini mengganggap diri anda adalah sahabat saya. Saya bukanlah satpam yang harus mendapatkan laporan 1x 24 jam. Saya hanya butuh komunikasi, hanya itu. Saya hanya ingin ada kepercayaan juga dari orang lain, dan pengakuan bahwa saya adalah sahabatnya, temannya. Hanya itu.
Dengan penilaian sperti itu selama ini, saya hanya memberi title seseorang hanya dengan istilah teman. Entah itu yang baru kenal, atau sudah kenal lama,
Tak ingin ada pembedaan untuk keduanya... karena menurutku itu sama saja,
Lebih indah banyak menjalin silaturahim dengan banyak orang kan?
Entah kalimat itu hanya penutup atas kesedihan saya atau seperti apa saya pun tidak tahu.
Saya hanya ingin membuang rasa negatif itu, dan memperbanyak berfikir positif.
Kadang pun saya ada rasa iri, kepada mereka yang memiliki sahabat dekat dan sangat dekat. Saya merasa tidak bisa seperti itu, entah siapa diantara teman atau kawan yang selama ini ada disekitar saya yang mengganggap diri saya adalah teman atau bahkan sahabat mereka....
Komentar
Posting Komentar