Secuil makna dari beribu Makna
Selamat membaca kembali,
Saya ingin memberikan review sedikit mengenai film yang
pernah saya tonton kemarin bersama teman-teman yang berjudul 5PM ( Penjuru
Masjid ).
Saya lebih menyoroti makna yang terkandung di dalam film
itu. Tentunya apa yang saya tangkap ya,
Aktor-aktris yang berperan dalam film tersebut, saya tidak
terlalu ingat nama lengkap mereka siapa. Karena selama ini saya menonton suatu
film tidak terllau melihat siapa yang memerankan, melainkan pada konten atau
tema yang diangkat.
Film tersebut menceritakan latar belakang, kenapa seseorang
bisa mencintai masjid dan memakmurkan masjid. Namun, itu hanya segelintir
cerita saja. Saya melihat banyak rekan-rekan mahasiswa atau masyarakat di luar
sana yang mungkin memiliki cerita yang berbeda.
Beberapa pesan yang bisa saya tangkap dari film itu
diantaranya,
1.
Sesibuk apapun kita dalam mencapai cita-cita,
janganlah sekali-kali kita melalaikan perintahNya. Karena segala apapun akan
terjadi atas kehendakNya. Jangan sampai kita menyesali apa yang kita perbuat,
karena penyesalan itu tidak ada artinya.
Terkadang disaat kita sibuk karena mengejar deadline, dalam menjalankan
solat menjadi ditunda-tunda, dan pada akhirnya malah tidak melaksanakannya atau
benar-benar diujung waktu. Astagfirullah,
2.
Persiapkanlah bekal untuk dunia selanjutnya,
setelah episode di dunia ini berakhir. Perbanyak amal, belajar ilmu agama,
karena kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput kita. Selain sebagai bekal
sendiri, doa anak soleh-solehah untuk keluarga atau orangtua yang sudah
meninggal merupakan salah satu amal yang tidak akan putus. Jangan sampai kita
menyesal, berikan kebahagiaan kepada orang tua bukan hanya dengan memberikan
harta dan tahta, tetapi juga mahkota di surga. Kita tidak tahu, apakah orantua
kita lebih dulu, atau bahkan bisa saja kita yang pergi dulu meninggalkan
mereka.
3.
Berubah menjadi lebih baik memang memerlukan
waktu yang tidak sebentar. Tetaplah berusaha untuk istiqamah di jalanNya.
Bersabarlah apabila ada orang yang mungkin meragukan tindakan kita, karena
mereka melihat begitu bejatnya perbuatan kita sebelumnya. Luruskan saja, niat
kita untuk terus berusaha. Tapi, jangan juga stagnan. Maksudnya tidak ada
perubahan, atau sedikit-sedikit kembali lagi ke kebiasaan buruk kita.
Astagfriullah, maka dari itu perlu juga kita memperbanyak persaudaraan dengan
rekan-rekan yang memiliki ilmu lebih tinggi dan memiliki tujuan yang sama.
itu sedikit pesan yang bisa saya tuliskan, sebernarnya masih
banyak pesan lain. Tapi, saya masih punya kelemahan untuk bisa menuangkannya
dalam suatu tulisan.
Terimakasih,
kritik dan saran atau pendapat lainnya, silahkan tuliskan
dalam komentar ya 😃😃
Komentar
Posting Komentar